Hordeolum adalah infeksi akut pada kelenjar di kelopak mata. Kondisi ini sering disebabkan oleh bakteri dan menimbulkan benjolan yang nyeri.
Kalazion adalah peradangan granulomatosa kronis steril pada kelenjar Meibom (kelenjar minyak di kelopak mata) akibat sumbatan pada duktusnya, menyebabkan penumpukan sekret dan reaksi inflamasi. Biasanya tidak nyeri.
Paling sering disebabkan oleh infeksi bakteri Staphylococcus aureus. Bakteri ini menginfeksi kelenjar Zeis atau Moll (hordeolum eksterna) atau kelenjar Meibom (hordeolum interna), menyebabkan peradangan akut dan pembentukan abses.
Terjadi akibat sumbatan pada duktus kelenjar Meibom, yang mencegah keluarnya sekret minyak (sebum). Retensi sebum ini memicu reaksi inflamasi steril granulomatosa di dalam kelenjar, membentuk benjolan yang keras.
Merupakan infeksi akut pada kelenjar Zeis (kelenjar sebasea yang bermuara ke folikel bulu mata) atau kelenjar Moll (kelenjar keringat apokrin). Benjolan biasanya terletak di tepi kelopak mata, dekat pangkal bulu mata.
Merupakan infeksi akut pada kelenjar Meibom (kelenjar sebasea yang terletak di tarsus kelopak mata). Benjolan terletak lebih dalam di dalam kelopak mata, seringkali menunjuk ke arah konjungtiva tarsal.
| Kriteria | Hordeolum | Kalazion |
|---|---|---|
| Nyeri | Sangat nyeri, terutama saat disentuh. | Tidak nyeri atau nyeri minimal, kecuali jika terinfeksi sekunder. |
| Lokasi | Tepi kelopak mata (eksterna) atau lebih dalam di kelopak mata (interna). | Lebih dalam di kelopak mata, jauh dari tepi kelopak mata. |
| Ukuran | Biasanya lebih kecil, dapat membesar. | Bervariasi, bisa lebih besar dari hordeolum. |
| Konsistensi | Lunak, kemerahan, bengkak, kadang ada titik nanah. | Keras, kenyal, tidak ada tanda-tanda inflamasi akut (merah, bengkak). |
| Keterlibatan Kelenjar | Kelenjar Zeis/Moll (eksterna) atau Meibom (interna) dengan infeksi akut. | Kelenjar Meibom dengan peradangan granulomatosa steril. |
| Tanda Peradangan | Kemerahan, bengkak, hangat, nyeri tekan. | Biasanya tidak ada tanda peradangan akut, kulit di atasnya normal. |
| Onset | Akut, tiba-tiba. | Bertahap, kronis. |
Diagnosis hordeolum dan kalazion sebagian besar ditegakkan berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi