Fisiologi Sistem Musculare

Halaman ini menjelaskan fisiologi sistem otot, meliputi mekanisme kontraksi otot skeletal sebagai dasar gerakan tubuh serta proses relaksasinya. Dibahas pula konsep kelelahan otot (fatigue), suatu kondisi multifaktorial di mana otot gagal berkontraksi efektif, mencakup peran sistem saraf pusat, ketersediaan energi, dan kerusakan otot akibat spesies oksigen reaktif selama aktivitas fisik intensif.

Mekanisme Kontraksi

Kontraksi Otot

  • Kontraksi otot skeletal merupakan dasar dari semua gerakan tubuh kita, seperti berjalan, berlari, mengangkat benda, atau melakukan aktivitas fisik lainnya.
  • Mekanisme kontraksi otot:

Relaksasi Otot

  • Proses ketika otot skeletal (otot rangka) kembali ke keadaan relaks setelah mengalami kontraksi atau tegangan
  • Mekanisme relaksasi otot:

Keterangan:

  • Dalam otot yang berkontraksi, sarkomer telah memendek karena jarak antara dua Z-line berkurang dibandingkan dengan otot yang santai.
  • Zona H, wilayah di tengah sarkomer yang hanya berisi miosin, memendek ketika otot berkontraksi karena miosin menarik filamen aktin menuju garis M.

 

Mekanisme Kelelahan (Fatigue)

 

  • Muscle fatigue adalah keadaan di mana otot tidak lagi mampu berkontraksi dengan efektif setelah aktivitas fisik yang berkepanjangan atau intensif
  • Muscle fatigue adalah proses yang kompleks, multifaktorial, dan multistage 
  • Mekanisme yang mungkin terjadi meliputi:
    1. Kelelahan sistem saraf pusat (CNS) yang dimediasi neurotransmitter
    2. Penurunan kapasitas kontraksi otot akibat energi yang tidak mencukupi
    3. Kerusakan otot yang dimediasi oleh reaktivitas berlebihan dari spesies oksigen reaktif (ROS).

  • Kelelahan sistem saraf pusat (CNS) yang dimediasi neurotransmitter

  • Penurunan kapasitas kontraksi otot akibat energi yang tidak mencukupi

  • Kerusakan otot yang dimediasi oleh reaktivitas berlebihan dari spesies oksigen reaktif (ROS)
    • Selama latihan fisik, ROS (Reactive Oxygen Species) terus muncul karena tingginya konsumsi oksigen selama aktivitas kontraksi otot.
    • Latihan berintensitas tinggi juga dapat memicu peradangan melalui aktivasi NF-κB dan kaspase-1, yang dapat mempengaruhi respons regeneratif otot dan menyebabkan disfungsi mitokondria.
    • Mekanisme:

Concept Pages

Berlangganan untuk Melanjutkan Membaca

Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds