Gonore adalah infeksi menular seksual (IMS) yang disebabkan oleh bakteri Neisseria gonorrhoeae. Infeksi ini paling sering mengenai uretra, serviks, rektum, faring, atau konjungtiva.
Uretritis Non-Gonore (NGU) adalah infeksi atau peradangan uretra yang tidak disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae. NGU juga merupakan salah satu IMS yang paling umum.
Manifestasi klinis pada pria dan wanita dapat bervariasi. Pada pria, gejala yang paling umum adalah uretritis. Pada wanita, infeksi sering asimtomatik atau menimbulkan gejala yang tidak spesifik.
| Fitur | Gonore | Uretritis Non-Gonore (NGU) |
|---|---|---|
| Masa Inkubasi | Pendek (2-7 hari) | Lebih panjang (7-21 hari atau lebih) |
| Duh Uretra (Pria) | Kental, purulen, kuning kehijauan, jumlah banyak | Encer, mukopurulen/seropurulen, jernih/putih, jumlah sedikit |
| Disuria | Sering berat, nyeri saat berkemih | Ringan hingga sedang |
| Gatal Uretra | Jarang dominan | Sering terjadi |
| Gejala Lain | Faringitis, proktitis, konjungtivitis, epididimitis, orchitis, penyakit radang panggul (PID) pada wanita, artritis septik, dermatitis (DGI) | Faringitis, proktitis, epididimitis, PID pada wanita, konjungtivitis (pada bayi baru lahir) |
| Asimtomatik | Umum pada wanita (50%), pria (10%) | Sangat umum pada wanita (70-80%), pria (20-30%) |
Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.
Tatalaksana bertujuan untuk eradikasi patogen, meredakan gejala, dan mencegah komplikasi serta penularan lebih lanjut. Pengobatan pasangan seksual juga sangat penting.
Jika tidak diobati, Gonore dan NGU dapat menyebabkan komplikasi serius:
Edukasi pasien sangat penting untuk pencegahan dan kontrol IMS:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi