Pembesaran gingiva adalah perubahan patologis yang ditandai hiperplasia atau hipertrofi jaringan gingiva. Kondisi ini diklasifikasikan berdasarkan etiologi, meliputi lesi reaktif, neoplastik, inflamasi, drug-induced, hingga manifestasi sistemik. Penyebabnya bervariasi, seperti plak, faktor hormonal, genetik, dan obat-obatan. Secara klinis, gingiva umumnya lunak, edematous, mudah berdarah, dan mengkilap. Perawatannya disesuaikan dengan diagnosis dan etiologi, mulai dari scaling dan root planing (SRP) hingga eliminasi bedah untuk kasus fibrotik.
Definisi
Perubahan patologis gingiva yang mengalami hiperplasia atau hipertrofi.
Etiologi dan Faktor Predisposisi
Plak dan kalkulus
Sikat gigi dengan teknik yang salah
Maloklusi
Bernafas melalui mulut
Retensi makanan
Faktor sistemik
Faktor hormonal
Faktor imunologis
Faktor nutrisi
Faktor herediter/genetik
Faktor obat-obatan
Gambaran Klinis
Gingiva lunak
Edematous
Hiperemik/eritematus
Sensitif terhadap tekanan
Mudah berdarah
Mengkilap
Non-stippled
Klasifikasi
Lesi reaktif terisolasi
Fibrous epulis / peripheral fibroma
Gingiva pink, cekat, tumbuh dari bawah margin gingiva bebas / papila interdental, tidak mudah berdarah.
Tidak nyeri, umumnya rasa nyeri jika terdapat trauma sekunder.
Granuloma pyogenic / angiogranuloma
Permukaan halus, ter-ulserasi, tumbuh dari margin gingiva, kemerahan / kebiruan, mudah berdarah.
Jika pada kondisi kehamilan disebut pregnancy epulis / granuloma gravidarum.
Peripheral giant cell granuloma
Biasanya ditemukan di regio anterior (anak-anak) dan posterior (mixed dentition / dewasa).
Lesi agresif, berwarna merah keunguan, mudah berdarah.