Gangguan Neurodevelopmental adalah kelompok kondisi yang bermanifestasi pada periode awal perkembangan, seringkali sebelum anak masuk sekolah, dan ditandai oleh defisit yang menyebabkan gangguan fungsi personal, sosial, akademik, atau okupasional. Dua kondisi yang paling sering ditemui adalah Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH/ADHD) dan Gangguan Spektrum Autisme (GSA/ASD). Meskipun memiliki ciri khas masing-masing, keduanya dapat tumpang tindih dan memiliki komorbiditas yang tinggi.
Definisi: GPPH adalah gangguan neurodevelopmental yang ditandai oleh pola menetap berupa inatensi dan/atau hiperaktivitas-impulsivitas yang mengganggu fungsi atau perkembangan.
Kriteria Diagnostik (DSM-5):
Tipe Presentasi:
Tatalaksana:
Definisi: GSA adalah gangguan neurodevelopmental yang ditandai oleh defisit persisten dalam komunikasi sosial dan interaksi sosial di berbagai konteks, serta pola perilaku, minat, atau aktivitas yang terbatas dan berulang.
Kriteria Diagnostik (DSM-5):
Tingkat Keparahan GSA (berdasarkan kebutuhan dukungan):
| Tingkat | Kebutuhan Dukungan Komunikasi Sosial | Kebutuhan Dukungan Perilaku Restriktif/Repetitif |
|---|---|---|
| Tingkat 3 (Membutuhkan dukungan yang sangat substansial) | Defisit komunikasi sosial verbal dan nonverbal yang parah menyebabkan gangguan fungsi yang parah; inisiasi interaksi sosial sangat terbatas; respons minimal terhadap inisiasi dari orang lain. | Infleksibilitas perilaku, kesulitan ekstrem dalam mengatasi perubahan, atau perilaku restriktif/repetitif lainnya yang sangat mengganggu fungsi di semua bidang. |
| Tingkat 2 (Membutuhkan dukungan substansial) | Defisit nyata dalam komunikasi sosial verbal dan nonverbal; kesulitan nyata dalam memulai interaksi sosial; respons yang berkurang atau abnormal terhadap inisiasi dari orang lain. | Infleksibilitas perilaku, kesulitan mengatasi perubahan, atau perilaku restriktif/repetitif lainnya yang cukup jelas untuk terlihat oleh pengamat biasa dan mengganggu fungsi di berbagai konteks. |
| Tingkat 1 (Membutuhkan dukungan) | Kesulitan memulai interaksi sosial; upaya yang tidak biasa atau gagal untuk memulai interaksi sosial; respons yang berkurang terhadap inisiasi orang lain. | Infleksibilitas perilaku menyebabkan gangguan signifikan pada satu atau lebih konteks; kesulitan dalam beralih antar aktivitas; masalah dengan organisasi dan perencanaan. |
Tatalaksana:
Meskipun keduanya adalah gangguan neurodevelopmental, GPPH dan GSA memiliki karakteristik inti yang berbeda namun seringkali menunjukkan tumpang tindih gejala dan komorbiditas yang tinggi (sekitar 30-50% individu dengan GSA juga memiliki GPPH).
| Fitur | GPPH/ADHD | GSA/ASD |
|---|---|---|
| Defisit Inti | Inatensi, hiperaktivitas, impulsivitas. | Defisit komunikasi & interaksi sosial; Pola perilaku, minat, & aktivitas restriktif-repetitif. |
| Fokus Perhatian | Kesulitan mempertahankan perhatian pada tugas yang tidak menarik; mudah teralih. | Perhatian yang sangat terfokus pada minat tertentu (hiperfokus); kesulitan mengalihkan perhatian dari minat tersebut. |
| Interaksi Sosial | Mungkin kesulitan dalam interaksi sosial karena impulsivitas, mengganggu, tidak sabar; ingin berinteraksi tetapi kesulitan. | Kesulitan dalam memahami isyarat sosial, kurangnya resiprositas emosional; mungkin tidak tertarik atau kesulitan memulai interaksi sosial. |
| Komunikasi | Mungkin banyak bicara, menyela; kesulitan menunggu giliran bicara. | Defisit dalam komunikasi verbal dan nonverbal (kontak mata, ekspresi wajah, intonasi); ekolalia, bahasa yang formal/pedantik, kesulitan memahami metafora. |
| Perilaku Repetitif | Jarang menjadi ciri khas utama; mungkin ada gerakan gelisah atau fidgeting. | Ciri khas utama; gerakan stereotip (stimming), ketaatan kaku pada rutinitas, minat terbatas. |
| Onset | Gejala jelas sebelum usia 12 tahun. | Gejala muncul pada periode perkembangan awal, seringkali terlihat sebelum usia 3 tahun. |
| Tatalaksana Utama | Terapi perilaku, obat stimulan/non-stimulan. | Terapi perilaku (ABA), terapi wicara, terapi okupasi, dukungan edukasi. |
Penegakan diagnosis untuk GPPH dan GSA bersifat klinis, berdasarkan anamnesis komprehensif, observasi perilaku, dan informasi dari berbagai sumber (orang tua, guru, pengasuh). Tidak ada tes laboratorium atau pencitraan spesifik yang dapat mendiagnosis kondisi ini.
Baik GPPH maupun GSA dapat memiliki dampak jangka panjang pada individu dan keluarga.
Prognosis:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi