Fraktur adalah diskontinuitas atau hilangnya integritas tulang. Fraktur ekstremitas bawah meliputi fraktur femur, patella, tibia, fibula, dan tulang-tulang pedis. Fraktur pelvis melibatkan diskontinuitas pada cincin pelvis.
Klasifikasi umum fraktur meliputi:
Mekanisme cedera sangat penting untuk menentukan jenis fraktur dan potensi cedera penyerta.
Fraktur Pelvis umumnya disebabkan oleh trauma energi tinggi (KLL, jatuh dari ketinggian) dan sering diasosiasikan dengan cedera organ lain (urogenital, gastrointestinal, vaskular).
Klasifikasi fraktur pelvis penting untuk menilai stabilitas dan potensi perdarahan.
Tanda dan gejala umum fraktur meliputi:
Pada fraktur pelvis, selain gejala di atas, penting untuk mencari tanda-tanda syok hipovolemik (takikardia, hipotensi, pucat, akral dingin) akibat perdarahan masif, serta cedera organ penyerta (hematuria, perdarahan rektum, nyeri abdomen).
Tujuan utama adalah reduksi dan imobilisasi fraktur, restorasi fungsi, serta pencegahan komplikasi.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi