Elektrokardiografi (EKG) Dasar

Menguasai EKG adalah skill wajib dokter! Banyak kondisi kardiovaskular vital yang bisa terdeteksi dini hanya dengan interpretasi EKG yang tepat. Yuk, pahami dasar-dasar EKG dari gelombang hingga interval, agar kamu siap menghadapi kasus klinis dan soal UKMPPD. Jangan sampai salah diagnosis hanya karena bingung membaca grafik ini, loh! Mari kita kupas tuntas fundamentalnya.

Definisi EKG

Elektrokardiografi (EKG) adalah pemeriksaan non-invasif yang merekam aktivitas listrik jantung dari permukaan tubuh.

Rekaman ini berupa grafik yang menunjukkan depolarisasi dan repolarisasi miokardium, memberikan informasi penting tentang irama, frekuensi, konduksi, dan kondisi otot jantung.

Prinsip Kerja EKG

Jantung menghasilkan impuls listrik yang menyebar melalui miokardium, menyebabkan kontraksi (depolarisasi) dan relaksasi (repolarisasi).

Elektroda yang ditempelkan pada kulit mendeteksi perubahan potensial listrik ini, yang kemudian diperkuat dan dicetak sebagai grafik.

Arah gelombang pada EKG bergantung pada arah penyebaran impuls listrik relatif terhadap posisi sadapan.

Sandapan (Lead) EKG

EKG standar umumnya menggunakan 12 sadapan yang merekam aktivitas jantung dari sudut pandang berbeda.

  • Sadapan Ekstremitas (Limb Leads): Merekam aktivitas jantung pada bidang frontal.
    • Bipolar (Standard Leads): I, II, III. Masing-masing membandingkan potensial antara dua elektroda.
    • Unipolar Tervaugmentasi (Augmented Leads): aVR, aVL, aVF. Masing-masing membandingkan potensial satu elektroda dengan rata-rata potensial dua elektroda lainnya.
  • Sadapan Prekordial (Chest Leads): Merekam aktivitas jantung pada bidang horizontal.
    • V1, V2, V3, V4, V5, V6. Ditempatkan pada lokasi spesifik di dinding dada.

Kertas EKG

Kertas EKG adalah kertas berpetak dengan ukuran standar:

  • Setiap kotak kecil berukuran 1 mm x 1 mm.
  • Setiap kotak besar (terdiri dari 5x5 kotak kecil) berukuran 5 mm x 5 mm.

Pada kecepatan standar 25 mm/detik:

  • Jarak horizontal 1 kotak kecil = 0.04 detik.
  • Jarak horizontal 1 kotak besar = 0.20 detik.

Pada amplitudo standar 10 mm/mV:

  • Jarak vertikal 1 kotak kecil = 0.1 mV.
  • Jarak vertikal 1 kotak besar = 0.5 mV.

Gelombang, Interval, dan Segmen EKG Normal

KomponenDeskripsiNormal
Gelombang PDepolarisasi atrium.Durasi < 0.12 detik (3 kotak kecil), Amplitudo < 0.25 mV (2.5 kotak kecil). Positif di Lead II, III, aVF.
Interval PRWaktu dari awal depolarisasi atrium hingga awal depolarisasi ventrikel (termasuk konduksi AV node).0.12 - 0.20 detik (3-5 kotak kecil).
Kompleks QRSDepolarisasi ventrikel. Terdiri dari gelombang Q (negatif pertama), R (positif pertama), S (negatif setelah R).Durasi < 0.12 detik (3 kotak kecil).
Segmen STPeriode isoelektrik antara akhir depolarisasi ventrikel dan awal repolarisasi ventrikel.Isoelektrik (pada garis dasar), dapat sedikit elevasi/depresi < 1 mm.
Gelombang TRepolarisasi ventrikel.Asimetris, positif di sebagian besar sadapan (terutama Lead II, V3-V6).
Interval QTDurasi total depolarisasi dan repolarisasi ventrikel.Bervariasi dengan frekuensi jantung. QTc (corrected QT) normal < 0.44 detik (pria), < 0.46 detik (wanita).

Catatan: Gelombang U (repolarisasi papilari otot) kadang terlihat, umumnya kecil dan positif.

Langkah Interpretasi EKG Sistematis (Dasar)

Lakukan interpretasi secara sistematis agar tidak ada yang terlewat:

  1. Standardisasi: Pastikan kecepatan (25 mm/s) dan amplitudo (10 mm/mV) sudah benar.
  2. Frekuensi Jantung (Heart Rate):
    • Irama reguler: 300 / jumlah kotak besar antara R-R. Atau 1500 / jumlah kotak kecil antara R-R.
    • Irama ireguler: Hitung jumlah kompleks QRS dalam 6 detik (30 kotak besar), lalu kalikan 10.
  3. Irama Jantung (Rhythm):
    • Tentukan apakah irama sinus atau bukan (apakah ada gelombang P mendahului setiap QRS? Apakah P-P interval reguler?).
    • Reguler atau ireguler?
  4. Aksis Jantung (Axis): Tentukan deviasi aksis (normal, LAD, RAD, ekstrem). Umumnya lihat Lead I dan aVF.
  5. Gelombang P: Morfologi, durasi, amplitudo.
  6. Interval PR: Durasi.
  7. Kompleks QRS: Morfologi, durasi.
  8. Segmen ST: Elevasi atau depresi.
  9. Gelombang T: Morfologi, amplitudo.
  10. Interval QT: Durasi (terutama QTc).
  11. Interpretasi Keseluruhan: Gabungkan semua temuan untuk menyimpulkan diagnosis EKG.

Referensi

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds