Diabetic foot merupakan hasil interaksi kompleks dari beberapa faktor yang berkaitan dengan diabetes melitus kronis:
Beberapa faktor meningkatkan risiko terjadinya diabetic foot:
Manifestasi klinis sangat bervariasi tergantung dominasi neuropati atau iskemia, serta ada tidaknya infeksi:
Klasifikasi Wagner sering digunakan untuk menilai keparahan ulkus diabetik:
| Grade | Deskripsi |
| 0 | Kulit intak, ada deformitas atau selulitis, risiko tinggi ulkus. |
| 1 | Ulkus superfisial, hanya melibatkan kulit, tanpa infeksi atau iskemia. |
| 2 | Ulkus dalam, menembus tendon, kapsul sendi, atau tulang, tanpa abses atau osteomielitis. |
| 3 | Ulkus dalam dengan abses, osteomielitis, atau infeksi sendi. |
| 4 | Gangren lokal (sebagian kaki atau jari). |
| 5 | Gangren luas pada seluruh kaki, membutuhkan amputasi mayor. |
Diagnosis ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan penunjang.
Tatalaksana diabetic foot bersifat multidisiplin dan komprehensif:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi