Demineralisasi Jaringan Keras gigi

Demineralisasi jaringan keras gigi adalah hilangnya mineral dari kristal permukaan gigi, yang diakibatkan oleh bakteri pada proses karies atau asam kimia pada erosi. Proses ini mengurai hidroksiapatit, menyebabkan permukaan gigi kasar, penumpukan plak, lesi putih awal (reversible), hingga karies ireversibel. Demineralisasi dapat dibalik melalui remineralisasi jika ion-ion mineral tersedia.

Demineralisasi

Demineralisasi → suatu keadaan dimana kristal-kristal permukaan gigi mengalami kehilangan mineral. 

 

 

 

 

 

Proses demineralisasi dan remineralisasi:

  • Kristal hidroksiapatit memiliki formula kimia yaitu Ca10(PO4)6(OH)2
  • Pada proses demineralisasi ion H+ akan bereaksi dengan hidroksiapatit sehingga terurai menjadi Ca2+, (HPO4)3, dan OH. 
  • Pada proses remineralisasi ion-ion tersebut dapat kembali ke gigi dengan dilepasnya ion H+ sehingga membentuk hidroksiapatit kembali.

Penyebab Demineralisasi.

Demineralisasi dapat dibagi menjadi dua yaitu: 

  1. Demineralisasi yang melibatkan bakteri (terjadi pada proses karies gigi) 
    • Karies gigi merupakan suatu proses patologis kerusakan jaringan gigi yang terlokalisir. Penyakit ini dimulai dengan demineralisasi jaringan keras gigi oleh asam organik yang dihasilkan dari karbohidrat yang dapat difermentasi oleh bakteri kariogenik pada plak gigi. 
  2. Demineralisasi akibat bahan kimia asam (terjadi pada proses erosi gigi).
    • Erosi gigi adalah proses demineralisasi email oleh asam akibat proses kelarutan. Proses kelarutan email yang terjadi merupakan akibat kelarutan garam dalam larutan asam.

Efek Demineralisasi

  • Demineralisasi mempengaruhi penampilan gigi dan mengikis permukaan halus gigi. 
  • Permukaan gigi menjadi lebih kasar → plak, karang gigi dan stain dapat terjadi pada permukaan gigi
  • Demineralisasi lebih lanjut dapat menyebabkan lesi putih awal karies (White Spot) → reversible
  • Jika semakin dibiarkan makan akan menyebabkan karies gigi → irreversible

 

Tingkat demineralisasi, berdasarkan skala yang dikembangkan oleh Gorelick dkk:

Terjemahan keterangan gambar: 

  • 0 = tidak ada formasi white spot/bintik putih
  • 1 = lesi ringan
  • 2 = lesi berat
  • 3 = kavitas

Concept Pages

Berlangganan untuk Melanjutkan Membaca

Berlangganan premium umeds untuk akses penuh concept pages, video belajar, dan quiz untuk pendidikan kedokteran anda.

Ada Hadiah Buatmu! Diskon 10% Buat Semua Produk - Kode NEWUSER10

Belajar Jadi Dokter Hebat Cukup dalam Genggaman

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi

4.8
Rating
15K+
Downloads
500+
Doctors
Customer Support umeds