Demam ruam merujuk pada kondisi di mana seorang anak mengalami demam yang diikuti atau disertai dengan munculnya ruam pada kulit. Ini adalah keluhan umum di pediatri dan dapat disebabkan oleh berbagai etiologi, mulai dari infeksi virus ringan hingga kondisi yang memerlukan perhatian medis segera.
Mendiagnosis penyebab demam ruam memerlukan anamnesis yang cermat, pemeriksaan fisik menyeluruh, dan terkadang pemeriksaan penunjang. Poin-poin kunci yang perlu diperhatikan meliputi:
Tabel berikut akan membantu Anda membedakan beberapa penyebab demam ruam yang paling umum pada anak.
| Penyakit | Etiologi | Karakteristik Demam | Karakteristik Ruam | Lokasi Khas Ruam | Gejala Penyerta Lain | Tatalaksana Umum | Pencegahan |
| Campak (Measles) | Paramyxovirus | Tinggi (3-5 hari) | Makulopapular, eritematosa, konfluens, dimulai retroaurikular/wajah, menyebar sefalokaudal. | Wajah, retroaurikular, leher → badan → ekstremitas. | Koplik spot, batuk, koriza, konjungtivitis (3C's). | Suportif (antipiretik, hidrasi, vitamin A). | Vaksin MMR. |
| Rubella (German Measles) | Rubella virus | Ringan/subfebril (1-2 hari) | Makulopapular, diskret, merah muda, dimulai wajah, menyebar cepat sefalokaudal (menghilang dalam 3 hari). | Wajah → badan → ekstremitas. | Limfadenopati postaurikular & oksipital, artralgia (remaja). | Suportif. | Vaksin MMR. |
| Roseola Infantum (Exanthem Subitum) | HHV-6, HHV-7 | Tinggi mendadak (3-5 hari), kemudian demam turun, ruam muncul. | Makulopapular, merah muda, non-pruritus, diskret, muncul setelah demam turun. | Badan → leher → wajah → ekstremitas. | Irritabilitas, diare ringan, demam tinggi tanpa lokalisir. | Suportif. | Tidak ada. |
| Varicella (Cacar Air) | Varicella Zoster Virus (VZV) | Ringan-sedang | Makulopapular → vesikel "tetesan embun" → pustul → krusta. Polimorfik (semua stadium ada). Sangat gatal. | Sentripetal (badan > wajah > ekstremitas). | Malaise, anoreksia, nyeri kepala. | Suportif (antipiretik, antihistamin, asiklovir pada kasus berat/risiko). | Vaksin Varicella. |
| Demam Scarlet (Scarlet Fever) | Streptococcus pyogenes (Grup A beta-hemolitik) | Tinggi, mendadak | Eritematosa, papular halus ("sandpaper rash"), pucat di sekitar mulut (circumoral pallor), aksila & lipatan (Pastia's lines). | Leher, dada, aksila → menyebar. | Faringitis, nyeri menelan, strawberry tongue, limfadenopati servikal. | Antibiotik (Penicillin V/Amoxicillin). | Tidak ada. |
| Eritema Infektiosum (Fifth Disease) | Parvovirus B19 | Ringan/subfebril | Tahap 1: Eritema "slapped cheek" pada wajah. Tahap 2: Ruam makulopapular retikular/lace-like pada ekstremitas. | Wajah → ekstremitas. | Nyeri sendi (remaja), anemia ringan. | Suportif. | Tidak ada. |
| HFMD (Hand, Foot, and Mouth Disease) | Coxsackievirus A16, Enterovirus 71 | Ringan-sedang | Vesikel/ulkus di mulut, papulovesikular non-gatal di telapak tangan & kaki. | Mulut, telapak tangan, telapak kaki, bokong. | Nyeri menelan (karena lesi mulut), anoreksia. | Suportif (cairan, analgesik topikal). | Tidak ada. |

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi