Cushing Syndrome adalah kumpulan tanda dan gejala klinis yang disebabkan oleh paparan kortisol atau glukokortikoid eksogen maupun endogen secara kronis dan berlebihan pada jaringan tubuh.
Istilah Cushing Disease secara spesifik merujuk pada Cushing Syndrome yang disebabkan oleh adenoma hipofisis yang menghasilkan ACTH berlebihan.
Cushing Syndrome dapat diklasifikasikan berdasarkan penyebabnya:
| Tipe | Penyebab | Karakteristik |
|---|---|---|
| ACTH-Dependent (80-85% kasus endogen) | Produksi ACTH berlebihan yang menstimulasi korteks adrenal untuk menghasilkan kortisol.
| Kadar ACTH plasma meningkat atau normal tinggi. Korteks adrenal biasanya hiperplasia bilateral. |
| ACTH-Independent (15-20% kasus endogen) | Produksi kortisol berlebihan langsung dari kelenjar adrenal, tidak bergantung pada ACTH.
| Kadar ACTH plasma rendah atau tidak terdeteksi. Korteks adrenal yang tidak terlibat seringkali atrofi. |
Gejala Cushing Syndrome berkembang secara perlahan dan bervariasi. Beberapa manifestasi klinis yang sering ditemukan antara lain:
Diagnosis Cushing Syndrome memerlukan dua langkah utama: konfirmasi adanya kelebihan kortisol dan identifikasi penyebabnya.
Tujuan tatalaksana adalah menormalkan kadar kortisol, menghilangkan penyebab, dan mengelola komplikasi.
Cushing Syndrome yang tidak tertangani dapat menyebabkan berbagai komplikasi serius:

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi