Cerebral Palsy (CP) adalah sekelompok gangguan neurologis non-progresif yang memengaruhi gerakan, postur, dan tonus otot, disebabkan oleh lesi atau kelainan pada otak yang sedang berkembang (imatur).
Meskipun lesi otak bersifat non-progresif, manifestasi klinisnya dapat berubah seiring pertumbuhan anak.
| Tipe CP | Deskripsi | Distribusi |
|---|---|---|
| Spastik (paling umum, 70-80%) | Peningkatan tonus otot (hipertonia), refleks tendon dalam meningkat, klonus, tanda Babinski positif. Gerakan kaku dan sulit. |
|
| Diskinetik (10-15%) | Gerakan involunter yang tidak terkontrol, bervariasi dari lambat hingga cepat. |
|
| Ataksik (5-10%) | Gangguan koordinasi, keseimbangan, dan kedalaman persepsi. Berjalan tidak stabil. | |
| Campuran | Kombinasi dari beberapa tipe di atas (paling sering spastik dan diskinetik). |
Tatalaksana CP bersifat multidisiplin dan simtomatik, bertujuan untuk memaksimalkan fungsi dan kualitas hidup anak.
Fenilketonuria (PKU) adalah kelainan genetik metabolisme asam amino fenilalanin yang bersifat autosomal resesif. Ditandai dengan ketidakmampuan tubuh untuk memetabolisme fenilalanin secara efektif.
Bayi baru lahir dengan PKU biasanya asimtomatik. Gejala mulai muncul beberapa bulan setelah lahir jika tidak diobati.
Tatalaksana utama PKU adalah diet rendah fenilalanin seumur hidup.
Jika tidak diobati, PKU menyebabkan retardasi mental berat, gangguan perilaku, dan masalah neurologis lainnya. Dengan penanganan diet yang ketat sejak dini, prognosis neurologis sangat baik.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi