Cedera pada sendi lutut, pergelangan kaki (ankle), dan tendon Achilles merupakan keluhan muskuloskeletal yang sangat sering dijumpai, baik pada populasi atlet maupun non-atlet. Pemahaman yang komprehensif tentang anatomi, mekanisme cedera, manifestasi klinis, serta prinsip tatalaksananya adalah fundamental bagi setiap dokter.
Ligamen Krusiat Anterior (ACL) adalah salah satu ligamen utama yang menstabilkan sendi lutut, mencegah pergeseran tibia ke anterior relatif terhadap femur.
Pasien biasanya mengeluh nyeri hebat, bengkak (hemartrosis) yang cepat (dalam 1-2 jam), dan ketidakstabilan lutut (merasa 'giving way'). Gerakan lutut terbatas.
Sprain Ankle adalah cedera pada ligamen pergelangan kaki, paling sering melibatkan ligamen lateral (anterior talofibular ligament, calcaneofibular ligament) akibat inversi berlebihan.
| Grade | Deskripsi | Gejala |
|---|---|---|
| Grade I | Regangan ligamen tanpa robekan makroskopis. | Nyeri ringan, bengkak minimal, tidak ada ketidakstabilan, dapat menumpu berat badan. |
| Grade II | Robekan parsial ligamen. | Nyeri sedang, bengkak dan memar, nyeri tekan, sedikit ketidakstabilan, sulit menumpu berat badan. |
| Grade III | Robekan total ligamen. | Nyeri hebat, bengkak dan memar signifikan, ketidakstabilan jelas, tidak dapat menumpu berat badan. |
Nyeri, bengkak, memar, nyeri tekan pada ligamen yang cedera, dan kesulitan menumpu berat badan atau berjalan.
Tendon Achilles adalah tendon terbesar dan terkuat di tubuh, menghubungkan otot gastrocnemius dan soleus ke tulang calcaneus. Ruptur tendon Achilles adalah robekan sebagian atau total pada tendon ini.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi