Materi ini menyajikan pemahaman mendalam tentang Glass Ionomer Cement (GIC) dan Resin Modified GIC (RMGIC) sebagai bahan restorasi hibrida yang esensial dalam praktik kedokteran gigi. Pembahasan meliputi definisi, indikasi luas seperti restorasi gigi permanen dan sulung, luting, liner, hingga core build-up, serta kontraindikasi pada area dengan beban kunyah tinggi atau kebutuhan estetika primer. Dijelaskan pula prosedur aplikasinya secara detail, mulai dari isolasi dan preparasi gigi, pentingnya *dentine conditioning* menggunakan *polyacrylic acid*, teknik manipulasi GIC yang spesifik, proses restorasi, hingga tahap *finishing*, *polishing* (setelah 24 jam), dan *surface protection* menggunakan berbagai agen untuk memastikan keberhasilan klinis.
Definisi
Hibrida dari dental silicate cements dan zinc polycarboxylates.
Indikasi
Restorasi gigi permanen
Restorasi gigi sulung
Luting atau penyemenan
Restorasi preventif
Liner dan basis
Bahan reparasi
Core build up
Splinting gigi
Endodontik
Teknik restorasi (teknik sandwich, bonded restoration)
Kontraindikasi
Stress bearing area seperti preparasi kelas I, kelas II dan kelas IV
Restorasi cusp
Pasien dengan xerostomia
Pasien yang bernapas melalui mulut
Area yang membutuhkan estetika seperti veneer gigi anterior
Dentine Conditioning
GIC cocok untuk restorasi dengan sedikit/tanpa preparasi,
Gigi akan dilapisi oleh pelikel dan debris >> perlu cleaning atau conditioning,
Polyacrylic acid (PAA) memiliki efek minimal pada dentin diaplikasikan selama 10-15 detik.
Prosedur
Isolasi gigi
Preparasi gigi
Dentine conditioning
Manipulasi GIC
Ambil powder dan liquid
Bagi powder menjadi 2 bagian
Manipulasi bagian 1 (20 detik); bagian 2 (20 detik) dengan gerakan folding sehingga tidak lengket