Penyebab utama ADB adalah ketidakseimbangan antara kebutuhan zat besi dan asupan/penyerapan zat besi, atau kehilangan zat besi yang berlebihan. Berikut adalah penyebab-penyebab umum:
Zat besi adalah komponen esensial dari heme, bagian dari hemoglobin yang bertanggung jawab mengikat oksigen. Ketika cadangan zat besi tubuh (feritin) menipis, produksi heme dan hemoglobin akan terganggu. Proses ini dapat dibagi menjadi beberapa tahap:
Gejala ADB seringkali non-spesifik dan berkembang secara bertahap. Tingkat keparahan gejala berkorelasi dengan derajat anemia dan kecepatan onsetnya.
Diagnosis ADB ditegakkan berdasarkan anamnesis, pemeriksaan fisik, dan hasil laboratorium.
Pemeriksaan laboratorium esensial untuk mendiagnosis ADB meliputi:
Penting untuk membedakan ADB dari penyebab anemia mikrositik hipokromik lainnya. Tabel berikut merangkum perbedaannya:
| Parameter | Anemia Defisiensi Besi | Anemia Penyakit Kronis | Thalasemia Minor | Anemia Sideroblastik |
|---|---|---|---|---|
| MCV | < 80 fL | Normal atau < 80 fL | < 80 fL (sering < 70 fL) | < 80 fL atau normal |
| Serum Iron | Menurun | Menurun | Normal atau meningkat | Meningkat |
| TIBC | Meningkat | Menurun | Normal | Normal atau menurun |
| Saturasi Transferin | Menurun ( | |||
| Serum Ferritin | Menurun ( | |||
| RDW | Meningkat | Normal | Normal | Meningkat |
| Apusan Darah Tepi | Mikrositik, hipokromik, anisositosis, poikilositosis | Normositik/mikrositik, normokromik/hipokromik | Mikrositik, hipokromik, banyak target cells, basophilic stippling | Mikrositik/normositik, hipokromik, cincin sideroblas |
| Pemeriksaan Khusus | Tidak ada | Penyakit inflamasi/infeksi kronis | Analisis Hb (elektroforesis) | Pewarnaan besi sumsum tulang (ring sideroblasts) |
Tatalaksana ADB terdiri dari koreksi defisiensi besi dan penanganan penyebab yang mendasari.

Akses materi pembelajaran, video kuliah, dan latihan soal kapan saja di satu aplikasi