Fraktur Dentoaveolar
- Faktor Predesposisi
- Oklusi yang abnormal
- Adanya overjet lebih dari 4 mm
- Inklinasi gigi insisal ke arah labial
- Bibir yang inkompeten
- Bernafas melalui mulut
- Klasifikasi Klinis Trauma Dental Injuries
- Klasifikasi Trauma pada Jaringan Keras Gigi dan Pulpa
- Klasifikasi Trauma pada Tulang Pendukung Gigi
- Comminution Soket Alveolar Maksila / mandibula
- Fraktur dinding soket alveolar mandibula / maksila
- Fraktur Prosesus Alveolaris Maksila / Mandibula
- Fraktur Maksila / Mandibula
Fraktur Tulang Penyusun Wajah
- Fraktur Sepertiga Bawah Wajah
- Klasifikasi Fraktur berdasarkan Istilah
- Klasifikasi Fraktur berdasarkan Letak Anatominya
- Fraktur Mandibula berdasarkan Tarikan Otot
- Fraktur Favorable (A)
- Fraktur Unfavorable (B)
- Fraktur Sepertiga Tengah Wajah
- Fraktur Zygomaticomaxillary Complex
-

- Jenis fraktur ini terjadi ketika sebuah benda seperti kepalan tangan atau bola baseball mengenai aspek lateral pipi. Zygomatic Arch juga dapat terpengaruh pada kombinasi cidera atau hanya bagian zygomatic arch itu sendiri.
- Fraktur Sepertiga Atas Wajah
- Fraktur Frontobasalis dan Fraktur Sinus Frontalis
- Klasifikasi:

- I = Sinus frontalis posterior
- II = Os Ethmoidale anterior lamina kribosa
- III = Os Ethmoidale posterior
- IV = Os Sphenoidale
- V = Atap orbita
- Fraktur Orbita
- Klasifikasi:

- I = Fraktur dinding dasar orbita yang terisolasi; Fraktur bagian tengah lamina orbitalis; Fraktur bagian belakang lamina orbitalis
- II = Fraktur lamina orbitalis dan lakrimoetmoidalis yang terisolasi
- III = Fraktur atap orbita yang terisolasi
- IV = Fraktur bagian samping atau lateral orbita yang terisolasi (sangat jarang terjadi)