Sobat Mindy, pernah dengar pasien kemoterapi mengeluh mulutnya terasa pahit, aneh, atau seperti logam? dalam dunia medis keluhan ini dikenal sebagai metal mouth. Sensasi ini bisa terasa seperti besi, koin, darah, atau rasa pahit yang menetap, meskipun tidak ada apa pun di dalam mulut. Gangguan rasa pada pasien kanker dapat menurunkan nafsu makan, menyebabkan penurunan berat badan, dan memengaruhi kualitas hidup.
Apa Itu Metal Mouth?
Metal mouth adalah bentuk dysgeusia, yaitu perubahan rasa akibat gangguan sistem pengecap. Pasien merasakan sensasi seperti logam (besi, koin, darah) di mulut. Sensasi ini dapat muncul secara terus-menerus, setelah makan, atau tanpa pemicu yang jelas.
Bagaimana Mulut Bisa Terasa Seperti Logam?
Kerusakan Sel dan Saraf Pengecap
Obat kemoterapi bersifat sitotoksik yang dapat merusak sel yang cepat membelah, termasuk sel pengecap pada lidah. Regenerasi sel pengecap saat kemoterapi terganggu sehingga memunculkan persepsi rasa logam atau yang tak normal.
Beberapa obat kemoterapi juga dapat menyebabkan neuropati sensorik, yaitu kerusakan saraf pengecap. Otak kemudian akan mengirim sinyal rasa palsu atau phantom taste, yang memunculkan persepsi rasa seperti logam.
Mulut Kering
Efek samping dari kemoterapi adalah menurunya produksi saliva. Padahal saliva sangat penting dalam melarutkan zat rasa dan menjaga kenyamanan rongga mulut. Tanpa saliva yang cukup, perubahan rasa saat kemoterapi akan membuat pasien tidak nyaman.
Sensitivitas Reseptor Rasa dan Nyeri (TRPV1)
Reseptor TRPV1 berperan dalam sensasi panas, pedas, dan nyeri. Pada pasien kemoterapi, reseptor ini menjadi hipersensitif sehingga pasien merasakan sensasi logam, pahit, atau menyengat pada mulut.
Pengaruh Indra Penciuman retronasal
Sebagian sensasi metal mouth berasal dari penciuman retronasal, yaitu bau yang masuk lewat belakang hidung saat kita makan. Stres oksidatif akibat kemoterapi menghasilkan senyawa volatil yang oleh otak diterjemahkan sebagai “rasa logam”.
Cara Mengatasi Metal Mouth
Berikut beberapa cara yang dapat membantu mengurangi metal mouth:
- Minum air putih secara rutin
- Konsumsi permen bebas gula atau mint untuk meredakan rasa logam
- Gunakan sendok plastik atau kayu
- Makan makanan dingin
- Jaga kebersihan mulut
- Gunakan saliva buatan jika perlu
- Konsultasi ke dokter gigi secara rutin
👉 Ingin tau lebih lanjut tentang kedokteran gigi, Unduh aplikasi UMEDS sekarang dan optimalkan pemahaman Anda dalam menghadapi studi, ujian, maupun praktik klinis sehari-hari.
Referensi:
Reith, A. J., & Spence, C. (2020). The mystery of “metal mouth” in chemotherapy. Chemical senses, 45(2), 73-84.


